Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sosok

Hun Sen Rayakan 30 Tahun Berkuasa

NEAK LOEUNG – Perdana Menteri Kamboja Hun Sen merayakan 30 tahun kepemimpinannya, Rabu (14/1). Orang kuat Kamboja tersebut mengungkapkan perannya mempersatukan negeri, yang tercerai-berai akibat perang saudara saat dikuasai kekuatan komunis Khmer Merah, dan ketika dianeksasi Vietnam. “Saya haturkan terima kasih kepada mereka yang bilang saya baik atau buruk. Tanpa tangan Hun Sen, tak akan ada namanya kesepakatan damai Paris,” ujar Hun Sen. Dia merujuk pada perjanjian damai yang mengakhiri perang Kamboja-Vietnam, 23 Oktober 1991, yang ditandatangani di Paris, Perancis. Peringatan tiga dekade kepemimpinan Hun Sen dilaksanakan bersamaan dengan peresmian jembatan di atas Sungai Mekong, di Neak Loeung, 60 kilometer tenggara ibu kota Phnom Penh. Kesepakatan damai Paris memberi otoritas kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengawasi gencatan senjata dan pemilihan umum setelah perang saudara di Kamboja. “Jika seorang Hun Sen tidak masuk ke dalam lubang berisi harimau, dapatkah kita m...

Klose Paling Gaya

Miroslav Klose (Foto: dailymail.co.uk) Piala Dunia 2014 menjadi momen perpisahan sejumlah bintang veteran. Karena faktor usia, Miroslav Klose (36 tahun) mengungkapkan bahwa Brasil 2014 merupakan Piala Dunia terakhir baginya bersama timnas Jerman. Saat PD Rusia 2018 digelar, Klose memang sudah berusia tepat kepala empat. Meski begitu, dia menjadi pemain veteran yang menutup karir di ajang ini dengan cara terbaik. Berbekal torehan 16 gol, Klose memecahkan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Ia melewati rekor sebelumnya yang dipegang striker legendaris Brasil, Ronaldo (15 gol). Gelar pemain tersubur sepanjang turnamen ini dilengkapi titel juara dunia 2014 bersama Jerman. Khusus edisi ini, Klose mencetak dua gol. Nasib Klose bertolak belakang dengan sejumlah veteran kelas wahid lainnya. Sebut saja Steven Gerrard (Inggris), Andrea Pirlo (Italia), atau Xavi (Spanyol). Rataan usia ketiganya mencapai 34,3 tahun. Sulit membayangkan mereka bakal k...

Sempat Grogi Menghadapi Ghana-Aljazair

Joachim Loew (Foto: The Guardian) Joachim "Jogi" Loew sukses mengantar Jerman menjuarai Piala Dunia 2014 di Brasil. Eks asisten Juergen Klinsmann itu pun tercatat sebagai pelatih keempat yang membawa Der Panzer menjadi timnas terbaik di Planet Bumi. Loew kini berdiri sejajar dengan pelatih legendaris lain yang lebih dulu membawa Jerman menjuarai Piala Dunia. Mereka adalah Sepp Herberger (PD 1954), Helmut Schoen (PD 1974), serta Franz Beckenbeuer (PD 1990). Prestasi Loew bahkan lebih mentereng karena mengantar Die Mannschaft sebagai tim Eropa pertama yang menjuarai turnamen akbar ini di tanah Amerika Selatan. Lewat raihan gelar historis ini, bekas gelandang timnas Jerman Barat U-21 itu mengubur semua kritik yang menderanya sepanjang persiapan Jerman ke Brasil 2014. Loew sempat diragukan bakal membawa Die Mannschaft melaju sampai titik akhir turnamen karena skuatnya digerogoti problem cedera. Pada awal perjalannnya di PD 2014, sang arsitek juga melakukan sejum...

Rodgers, Hillsborough, dan Tugas Suci Manajer Liverpool

Manajer Liverpool, Brendan Rodgers (Foto: The Telegraph) Setelah menghadiri peringatan tragedi di Stadion Hillsborough 1989 di St. George Hall, Rabu lalu, dan berbicara dengan keluarga dari 96 suporter Liverpool yang tewas dalam tragedi tersebut, Brendan Rodgers menyadari tugas “pastoral” begitu luas yang diharapkan dari Manajer Liverpool. “Aku merasakan tanggung jawab yang lebih besar kepada orang-orang,” kata Rodgers. Menjadi Manajer Liverpool tidak cuma mengurusi olahraga. Tugasnya lebih kompleks daripada sekadar menyiapkan 11 pemain secara fisik, mental, dan taktik untuk pertempuran sepak bola selama 90 menit. Dengan menjadi Manajer The Reds, ia juga harus menjadikan dirinya sebagai tokoh panutan masyarakat dan senantiasa memberi dukungan kepada mereka ketika mengalami guncangan dan tragedi. Liverpool unik. Semua suporternya meminta para manajer klub kebanggaannya itu memberikan hati dan jiwanya kepada mereka sebaik kemampuan dia dalam mengatur strategi memenang...

Cukup 256 Hari

Oleh: Richard Aikman*/Tabloid Soccer/10 Maret 2012 Selasa, 21 Februari, malam di Stadion San Paolo. Andre Villas-Boas berjalan gontai dengan kepala tertunduk usai timnya kalah 1-3 dari tuan rumah, Napoli. Manajer Chelsea itu seolah paham tengah berjalan menuju lorong kematian. Tepat 12 hari setelah pertandingan di San Paolo itu, pintu kematian itu benar-benar terbuka. Usai kekalahan ketujuh yang diderita Chelseaa di Premier League, Villas-Boas dipecat dari kursi manajer. Pemecatan Villas-Boas memang sudah diperkirakan, namun tetap menjadi sebuah kejutan lantaran pada musim ini, Roman Abramovich lebih sabar. Jumlah 40 laga dengan masa kerja 256 hari di klub lain mungkin bisa dikatakan sebentar. Tapi di klub dengan ambisi besar seperti Chelsea, periode itu terbilang cukup lama. Ingat, Jose Mourinho dicopot dari jabatan manajer dan digantikan dengan Avram Grant ketika musim baru berjalan. Begitu juga dengan Luiz Felipe Scolari yang dipecat ketika memasuki Februari. Jadi, bisa ...

Welcome... Beckham!!

David Beckham akhirnya tiba juga di Indonesia. Bersama timnya, Los Angeles Galaxy, Beckham cs akan menjajal kekuatan tim Indonesia Selection. Tim tuan rumah sendiri akan diarahkan oleh Pelatih Rahmad Darmawan. RD sendiri sukses membawa timnas Indonesia U-23 tampil memukau walaupun hanya memperoleh medali Perak pada Sea Games ke-26 lalu. LA Galaxy akan bertanding pada tanggal 30 November esok di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. LA Galaxy membawa semua pemain intinya seperti Beckham, Robbie Keane, serta bintang Amerika Serikat Landon Donovan. Pemain yang terkenal dengan tendangan bebasnya ini juga mengatakan pertandingan melawan tim Indonesia Selection tak akan mudah. Namun ia mengatakan dirinya ingin keluar sebagai juara dalam pertandingan tersebut. "Saya ingin memenangkan pertandingan," katanya. Berikut adalah daftar pemain LA Galaxy yang akan beraksi di Gelora Bung Karno: Kiper: Brian Perk, Donovan Ricketts, Josh Saunders Belakang: Gregg Berhalter, A....