SORE tadi hujan masih turun di luar. Hanya gerimis, namun petir tak berhenti menyambar. Saya saat itu sendirian di kost. Memikirkan ide tulisan selanjutnya. Tiba-tiba handphone saya berdering. Ibu saya menelepon... Tidak seperti biasa, suara ibu saya serak. Seperti suara orang yang sesenggukan karena menangis. Batin saya bertanya, ada apa.. Belum sempat saya bertanya, ibu saya memberitahukan berita itu. Sebuah berita yang mengagetkan dan mengejutkan. Petir menyambar di luar.. Ibu saya mengatakan bahwa Pak Dhe Topo meninggal sore tadi. Pak Dhe Topo adalah kakak pertama dari ibu saya. Seorang yang paling dituakan di keluarga besar kami, karena saya sudah tidak memiliki kakek nenek. Sosok Pak Dhe bagi adik-adiknya, termasuk bagi ibu saya, merupakan sosok yang paling dihormati. Sesaat setelah mendengar kabar itu, saya hanya termenung. Ingatan saya kembali ke waktu yang lalu, waktu dimana saya masih kecil. Sebuah kenangan yang tidak akan terlupa. *** Waktu itu saya baru...
Kumpulan catatan, kliping, dan tulisan pribadi. Menjaga ingatan dalam rangkaian tulisan.