Langsung ke konten utama

Postingan

"Postman Pet" mengirimkan Surat dengan Kucing di Punggungnya!

Umumnya seorang pak pos lebih digambarkan sebagai pengantar surat dengan seragam warna orange yang melekat ditubuhnya. Tetapi tidak demikian bila pak pos tersebut adalah Rudi Saldia. Pengirim Pos di Philadelphia ini tidak hanya membawa surat tetapi juga kucing di punggungnya. Kisah Rudi ini mengingatkan pada kartun klasik pengirim pos bersama kucingnya "Postman Pet". Rudi dan MJ (singkatan dari Marry Jane) bahkan berencana untuk melakukan perjalanan mengirimkan pos sejauh 100 mil dalam setahun. Mereka berdua hanya menggunakan sepeda untuk menempuh perjalanan tersebut. Postman Pet - dailymail MJ tidak seperti kucing lainnya. Lahir di laci kamar tidur Rudi tepat pada "April Mop". MJ memulai hidupnya di dunia ini dengan sesuatu yang unik. Setelah itu, Rudi menyadari jika MJ senang beristirahat di bahunya. Pria 25 tahun itu kemudian melatih MJ untuk dapat "bersandar" di bahu MJ saat ia bekerja. "MJ adalah kucing pertamaku dan seorang kawanku...

Pujian Berlebihan Bisa seperti Gula

Sebelum meninggalkan London, Inggris, Minggu (4/11), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjelaskan semua kegiatan yang dilakukannya bersama anggota delegasi selama di Inggris tiga hari tiga malam. Penjelasannya disampaikan sistematis, runtut, dengan bahasa seorang intelektual. Setelah ia bicara para wartawan diberi kesempatan bertanya atau menyampaikan usul atau pendapat. Kali ini wartawan yang bicara adalah Primus Dorimulu ( Suara Pembaruan ), Aro Kamal Rokan ( Jurnal Nasional ), “seorang wartawati yang tak mau disebutkan namanya”, serta seorang “wartawan yang tidak dikenal dan tidak mau disebut namanya”. Mereka tidak bertanya, tetapi menyampaikan pendapat, harapan, doa, dan canda. Asro, antara lain, mengharapkan apa yang dilakukan Yudhoyono saat ini bisa dilanjutkan presiden mendatang. “Betapa malangnya bangsa ini bila presiden mendatang tidak dapat melanjutkan keberhasilan saat ini,” ujar Asro. Wartawati jelita yang tidak mau disebut namanya mengatakan, saat ini Ind...

Hatta Sebagai Pancasilais

Dalam sebuah lokakarya tentang sosialisasi empat pilar oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat, saya pernah ditanyai apakah ada tokoh yang pernah menerapkan Pancasila dalam kehidupannya? Ada, jawab saya, dan salah satu tokoh itu adalah Mohammad Hatta , yang lahir di Bukittinggi, 12 Agustus 1902. Mohammad Hatta menduduki posisi strategis dalam sejarah Indonesia paling sedikit pada lima tonggak penting kehidupan berbangsa dan bernegara. Pada masing-masing fase ini, ia sesungguhnya telah melaksanakan Pancasila. Pertama, sebelum Indonesia Merdeka, Hatta, yang belajar di negeri Belanda, aktif dalam Indonesische Vereeniging yang kemudian berganti nama menjadi Perhimpoenan Indonesia, dan beberapa periode menjadi ketua. Perkumpulan ini menerbitkan majalah Indonesia Merdeka, yang juga dibaca oleh aktivis pergerakan di Tanah Air. Yang lebih penting lagi, pada 1925, mereka mengeluarkan Manifesto Politik yang dianggap Sartono Kartodirdjo lebih komprehensif dari Sumpah Pemuda 1928. Sementara dala...