Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2013

El Classico Jilid 1

Ini pertandingan pertama musim ini antara Barcelona kontra Real Madrid. Pertandingan pertama ini jelas sangat dinanti-nanti oleh kedua pendukung, termasuk saya. Seperti semua ulasan yang telah diberikan oleh berbagai media cetak dan elektronik, bahwa pertandingan ini merupakan pertandingan "baru". Baru untuk kedua pelatih, Carlo Ancelotti di Real Madrid dan Gerardo Daniel Martino di kubu Barcelona. Selain kedua pelatih, tentu saja ada dua pemain bintang yang paling ditunggu pertemuannya. "Anak ajaib" Neymar di Barcelona dan "Manusia 100 juta dolar" Gareth Bale di Real Madrid. Ternyata pertandingan pertama ini dimenangi oleh Barcelona dengan skor 2-1. Gol-gol itu diciptakan oleh Neymar pada menit 19 dan tendangan chip Alexis Sanchez pada menit 78. Real Madrid baru bisa membalas oleh pemain muda timnas Spanyol U-21 Jese Rodriguez pada menit 90+1. Gareth Bale yang digadang-gadang menunjukkan penampilan terbaiknya, ternyata belum bisa "nyetel

Kisah Muram Anak-anak Ajaib

Dia lebih suka menyebut dan menulis nama aslinya: Luke Pike. Berhasil, dan hampir tidak ada orang yang mengenalinya, bahkan ketika dirinya tampil sebagai pemain cadangan di sebuah klub amatir di Skotlandia. Sehari-harinya dia pun bolak-balik ke kampus untuk mempelajari ilmu psikologi di Universitas Dundee, Skotlandia. Selain itu, dia mengumpulkan pengetahuan lain di bidang pelatihan sepak bola. Lebih dari sepuluh tahun yang lalu, Pike mengambil keputusan yang berani. Langkah yang diambilnya itu untuk menebus kesalahan masa lalunya sebagai Sony Pike - bocah ajaib yang sempat menghebohkan Inggris. Pada 1991, saat umurnya masih 7 tahun, Sony - nama bekennya - menyedot banyak perhatian karena kemampuan bermain bola yang luar biasa. Dia disebut memiliki bakat setingkat George Best, legenda Manchester United, juga Diego Maradona. Pike, yang sering tampil di televisi, kemudian membuat banyak klub datang melihatnya. Singkat kata, dia pun bergabung dengan Ajax untuk dijadikan p

Berkat Rencana 10 Tahun

Setelah tim nasional Belgia terpuruk di peringkat 71 FIFA, 5 tahun lalu, kini De Rode Duivels alias Setan Merah memiliki banyak pemain muda yang mumpuni dan sedang meluncur menuju Piala Dunia 2014 di Brasil. Penampilan terakhir Belgia di turnamen besar antarnegara adalah Piala Dunia 2002, di mana mereka disingkirkan pada babak kedua oleh Brasil. Sejak itu, Belgia hanya menghadapi banyak kesulitan. Titik nadir terjadi pada 2007, saat dilatih oleh Rene Vandereycken. Belgia berada di bawah negara-negara seperti Kepulauan Cape Verde dan Albania. Kini Belgia menjadi the hottest country in football . Pemain-pemain Belgia mendominasi sepak bola Inggris. Mengapa sampai demikian? Tanyakan kepada Maroune Fellaini dan pemain Manchester United itu tidak punya kata-kata untuk menjawab. Pemain berusia 25 tahun tersebut - yang beken dengan rambut afro halo - benar-benar tidak tahu jawabannya. Fellaini adalah salah satu pemain Belgia yang paling mudah dikenali. Tinggi tubuhnya 194 cm