Langsung ke konten utama

Postingan

Klose Paling Gaya

Miroslav Klose (Foto: dailymail.co.uk) Piala Dunia 2014 menjadi momen perpisahan sejumlah bintang veteran. Karena faktor usia, Miroslav Klose (36 tahun) mengungkapkan bahwa Brasil 2014 merupakan Piala Dunia terakhir baginya bersama timnas Jerman. Saat PD Rusia 2018 digelar, Klose memang sudah berusia tepat kepala empat. Meski begitu, dia menjadi pemain veteran yang menutup karir di ajang ini dengan cara terbaik. Berbekal torehan 16 gol, Klose memecahkan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Ia melewati rekor sebelumnya yang dipegang striker legendaris Brasil, Ronaldo (15 gol). Gelar pemain tersubur sepanjang turnamen ini dilengkapi titel juara dunia 2014 bersama Jerman. Khusus edisi ini, Klose mencetak dua gol. Nasib Klose bertolak belakang dengan sejumlah veteran kelas wahid lainnya. Sebut saja Steven Gerrard (Inggris), Andrea Pirlo (Italia), atau Xavi (Spanyol). Rataan usia ketiganya mencapai 34,3 tahun. Sulit membayangkan mereka bakal k...

Sempat Grogi Menghadapi Ghana-Aljazair

Joachim Loew (Foto: The Guardian) Joachim "Jogi" Loew sukses mengantar Jerman menjuarai Piala Dunia 2014 di Brasil. Eks asisten Juergen Klinsmann itu pun tercatat sebagai pelatih keempat yang membawa Der Panzer menjadi timnas terbaik di Planet Bumi. Loew kini berdiri sejajar dengan pelatih legendaris lain yang lebih dulu membawa Jerman menjuarai Piala Dunia. Mereka adalah Sepp Herberger (PD 1954), Helmut Schoen (PD 1974), serta Franz Beckenbeuer (PD 1990). Prestasi Loew bahkan lebih mentereng karena mengantar Die Mannschaft sebagai tim Eropa pertama yang menjuarai turnamen akbar ini di tanah Amerika Selatan. Lewat raihan gelar historis ini, bekas gelandang timnas Jerman Barat U-21 itu mengubur semua kritik yang menderanya sepanjang persiapan Jerman ke Brasil 2014. Loew sempat diragukan bakal membawa Die Mannschaft melaju sampai titik akhir turnamen karena skuatnya digerogoti problem cedera. Pada awal perjalannnya di PD 2014, sang arsitek juga melakukan sejum...

Jangan Berbuat "Dosa" Dalam Sepak Bola

Striker Uruguay Luis Suarez yang diganjar hukuman tidak boleh bertanding selama empat bulan karena menggigit bahu bek Italia Giorgio Chiellini, menunjukkan betapa ketatnya dunia olah raga. Hukuman bukan hanya untuk menegakkan aturan, tetapi juga untuk menjunjung tinggi dan menghormati nilai-nilai universal. Gambar sebelum dan sesaat Luis Suarez (putih) menggigit bek Italia Giorgio Chiellini (Biru). Foto: telegraph.co.uk Pengamat yang juga eks pesepak bola, Steve Claridge, sebagaimana dikutip BBC, mengatakan "dosa" yang banyak dilakukan di lapangan dan tergolong serius antara lain berkelahi di lapangan, menyikut lawan, meludah, mendorong wasit, kecurangan, rasialis, berpura-pura cedera, menyeruduk, dan mematahkan kaki lawan. Insiden pemain yang menggigit pemain lain terdengar tidak masuk akal terjadi di pertandingan sepak bola tingkat dunia. Suarez, pemain Liverpool itu, juga melakukannya pada pemain Chelsea Branislav Ivanovic pada 2013, kurang dari tiga tahun...