Langsung ke konten utama

Postingan

Tanda-tanda Kemunduran dan Kejumudan Barca

fcbarcelona.com   BARCELONA - Selasa malam lalu atau kemarin dinihari, Real Madrid tampil di stadion kebanggaan Barcelona, Camp Nou, dan mengalahkan tuan rumah 3-1 di Piala Raja Spanyol. Kemenangan ini sekaligus menggagalkan impian Barca untuk tampil di final kejuaraan itu. Barca secara mengejutkan kalah oleh AC Milan dalam pertemuan pertama babak 16 besar Liga Champions. Namun kekalahan itu menjadi satu kehebohan. Pasalnya, sejak mantan pelatih Barcelona, Pep Guardiola, menangani klub raksasa itu pada 2008, Barca selalu mendominasi partai akbar El Clasico. Kemenangan melawan musuh besar dan bebuyutan, Real Madrid, dalam partai-partai derby sebelumnya berhasil menegaskan status Barca sebagai klub sepak bola terbaik di dunia. Tapi, sekarang semua kejayaan itu tampaknya akan berakhir. Satu demi satu personel teras mulai pergi. Ada prediksi, Barca ibarat hanya tinggal menunggu waktu--cepat atau lambat--untuk karam dan harus mulai dari bawah lagi untuk membin...

Angsa yang Bermahkota Piala

Para pemain Swansea City merayakan kemenangan di Final Piala Capital One 2012/2013 LONDON - Gara-gara Jonathan De Guzman dilanggar di kotak penalti pada menit ke-58, wasit Kevin Friend memberi Swansea hadiah tendangan 12 pas. Lalu, drama pun muncul di depan puluhan ribu penonton: Nathan Dyer berebut bola dengan De Guzman. De Guzman akan mengambil penalti itu. Namun Dyer, yang sudah mencetak dua gol, juga ingin mengeksekusi tendangan penalti tersebut. "Ini kesempatan yang jarang-jarang. Saya ingin membuat hat trick di Wembley," katanya. Dyer ogah mengalah. Sampai-sampai pemain lain, seperti Michu dan Wayne Routledge, menenangkannya. Keputusan tak berubah. De Guzman, yang menyepak bola, berhasil menaklukkan gawang. Dyer hanya cemberut. Pelatih Swansea akhirnya buka suara. "Ini salah saya. Kami tak pernah mendapatkan hadiah penalti sebelumnya. Ini yang pertama kami dapatkan. Seharusnya saya menunjuk siapa yang akan menjadi algojo," katanya...

Mengupas Emosionalitas Anas

Flo. K. Sapto W., PRAKTISI PEMASARAN, DOSEN TAMU DI MAGISTER MANAGEMENT FEB UNS Anas Urbaningrum Komisi Pemberantasan Korupsi pada akhirnya menetapkan Anas Urbaningrum (AU) sebagai tersangka. Ketua HMI periode 1997-1999 itu disangka terlibat dalam penerimaan gratifikasi sejumlah proyek. Sebagai konsekuensi dari pakta integritas yang sudah ditandatanganinya, AU kemudian mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Partai Demokrat (PD). Terlepas dari proses pemulihan yang masih berjalan di internal PD, ada hal menarik yang bisa dipetik dari karut-marut di partai berlambang bintang Mercy ini, terutama terkait dengan figur sentral AU. Sulit disangkal bahwa AU telah berhasil merepresentasikan sebuah kapasitas tertentu. Kapasitas sebagai politisi karier yang matang secara emosionalitas. Hal itu terlihat sejak dirinya dikait-kaitkan dengan proyek koruptif Hambalang sampai dengan penetapannya sebagai tersangka. Nama AU mulai disebut-sebut oleh Nazaruddin pada Agustus 201...