Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2013

Dicari: tayangan yang mendidik

Bulan Ramadhan sudah memasuki hari ke-23 nya. Liburan di rumah saat ini, sedikit banyak dapat lepas dari kepenatan saya di kota besar. Meski demikian, saya tetap respect pada kawan-kawan yang masih ribet mengurus semua urusan UPP. Semoga segera mendapatkan balasan fee yang banyak he..he..he.. Nah salah satu pengisi waktu luang yang cukup menghibur adalah diputar ulangnya serial Si Doel Anak Sekolahan. Serial yang populer sekitar tahun 1994-1996 ini cukup membuat saya bernostalgia sejenak tentang masa lalu. Ya masa lalu saat saya masih bocah dan menonton televisi masih merupakan barang langka waktu itu. Segi kualitas filmnya masih baik. Apalagi ceritanya. Yang membuat saya kagum tentulah – sekali lagi – ALUR CERITA nya. Saya bukan “anak betawi” tetapi lewat serial itu saya tahu seperti apa “anak betawi” dan keluarga-keluarganya. Saat ini, jika banyak melihat berita, suku betawi justru semakin terdesak di rumahnya sendiri, Jakarta. Ceritanya pun tidak dibuat secara berlebiha

BARU

Semua yang ada di dunia ini akan selalu dihadapkan pada perubahan. Perubahan dapat bersifat cepat dan adapula yang lambat. Semua mengikuti kebutuhan manusia. Dahulu apabila kita masih ingat. Terutama yang hidup pada era 90-an akhir. Saat itu saya masih seumuran bocah-bocah. Saya masih ingat ketika tayangan televisi saat itu menyiarkan sinetron-sinetron berdurasi 30 menit, yang tayang seminggu sekali. Contohnya Tuyul dan Mbak Yul, Jin dan Jun, sampai Jinny oh Jinny. Tidak lupa kesukaan ibu-ibu sinetron “Tersanjung”, yang serinya dari perdana hingga Tersanjung 7 atau 8, saya lupa. Sinetron-sinetron itu tidak beda dengan sekarang. Tetap ada tangis-tangisan, sifat tokoh yang “keterlaluan” baik dan “keterlaluan” jahat, hingga ending yang tidak semestinya. Kalau boleh saya sebut “ Ending yang dipaksakan ending ”. Jika saya tidak salah ingat dari ketiga sinetron itu saya tidak pernah tahu ending- nya. Ketiganya tiba-tiba tidak tayang, lalu seminggu selanjutnya diganti oleh acara l

Saatnya Menempa Kesalehan Lagi

Kita tahu apa yang masih lemah pada diri kita setelah Ramadhan tahun silam. Marilah kita perbaiki diri. Dengan cara itulah kita berkontribusi pada perbaikan umat, pada perbaikan bangsa. Tiada perasaan lain, kecuali sukacita dan penuh berkah tatkala menyambut bulan suci Ramadhan, yang dinanti Muslim di seluruh dunia. Sebagaimana disebutkan dalam Al Quran surat Al-Baqarah ayat 183, puasa diwajibkan kepada orang-orang beriman sebagaimana juga telah diwajibkan kepada umat terdahulu agar mereka bertakwa. Bahwa puasa telah diwajibkan bahkan sebelum era Islam meniscayakan adanya kemaslahatan yang banyak dari ibadah ini. Kita yang hidup di abad ke-21 pun meyakini kebenaran ayat tersebut, selain oleh iman dan ketakwaan, juga karena penjelasan ilmu kedokteran, khususnya yang menyangkut kesehatan. Betapa tubuh kita, terutama yang terkait dengan bagian pencernaan, tiba saatnya untuk jedadari aktivitas harian yang acap kali amat kita manjakan. Ramadhan memberi kita kesempatan tidak saja unt

Catatan Piala Konfederasi 2013

GRUP A Brazil Jepang Meksiko Italia Poin Brazil XXXXXXX 3-0 2-0 4-2 9 Jepang 0-3 XXXXXXX 1-2 3-4 0 Meksiko 0-2 2-1 XXXXXXX 1-2 3 Italia 2-4 4-3 2-1 XXXXXXX 6 Pertandingan 1 : Brazil vs Jepang Brazil 3 – 0 (1 – 0) Jepang NEYMAR (3’) Paulinho (48’) Jo (90’+3) Venue: Estadio Nacional 15 Juni 2013 Wasit: Pedro PROENCA (POR) Pertandingan 2 : Meksiko vs Italia Meksiko 1 – 2 (1 – 1) Ital