Langsung ke konten utama

Postingan

Hasil Lengkap Pertandingan FIFA CLUB WORLD CUP 2013

Ajang FIFA Club World Cup tahun ini sudah berakhir. Bayern Muenchen, sang jawara Eropa, berhasil mengukuhkan sebagai tim terbaik dunia tahun ini. FIFA CWC tahun ini memunculkan beberapa kejutan, dimana tim asuhan Marcello Lippi, Guangzhou Evergrande, berhasil finis sebagai runner up. Pada babak semifinal, jawara Asia ini bahkan menghentikan langkah Atletico Miniero, padahal A. Miniero diperkuat mantan pemain terbaik dunia dua kali, Ronaldinho. Berikut rincian pertandingan dari babak Play off hingga final. PLAY OFF Tanggal : 11 Desember 2013 Venue : Agadir Stadium Kota : Agadir Wasit : Bakary GASSAMA (GAM) Raja Casablanca 2 | Mouhssine IAJOUR 39’ Abdelillah HAFIDI 90’ Auckland City 1 | Roy KRISHNA 63’ Line-ups Raja Casablanca 61-Askri, 3-El Hachimi, 5-Moutaouali, 8-Chtibi (sub 7-Kanda 74’), 16-Oulhaj, 18-Hafidi (sub 4-Rahmani 90’+4), 20-Iajour (sub 24-Mabide 85’), 21-Karrouchy, 27-Benlamalem, 28-Guehi, 99-Erraki Auckland City 1-Williams, 3-Iwata, 4-Bilen, 5-...

Indonesia Perpanjang Puasa Gelar SEAG

Photo: SEAG 2013 Official Facebook Timnas Indonesia U-23 kembali gagal mempersembahkan emas di cabang sepak bola. Tim Garuda Muda dipaksa bertekuk lutut atas Thailand U-23. Tim Negeri Gajah Putih unggul tipis satu gol di babak final SEA Games 2013 yang diselenggarakan di Stadion Zayyarthiri, Nay Pyi Taw, Sabtu (21/12) malam. Kekalahan ini meneruskan tren negatif, gagal mendapatkan emas, sejak tahun 1991 silam. Sebenarnya Indonesia hampir mendapatkan emas pada SEAG 2011 silam, namun digagalkan Malaysia di partai puncak. Sejak cabang sepak bola SEA Games melakukan pembatasan usia pada 1999, Indonesia tercatat empat kali lolos ke semifinal dari delapan edisi. Sayang tak satu gelar dapat digapai. Pencapaian maksimal medali perak didapat pada 2011 lalu. Sisanya Indonesia selalu gagal melaju ke partai puncak. Bahkan kepingan medali perunggu hanya didapat sekali saja pada 1999. Indonesia kala itu menang adu penalti melawan Singapura 4-3. Di dua semifinal lainnya: 2001 dan...

Cinta Lama Bersemi Kembali

Kursi pelatih timnas yang ditinggalkan Jacksen F. Tiago resmi diduduki Alfred Riedl sejak Sabtu (07/12). Dia pun langsung memikul tugas berat. Pelatih asal Austria itu ditargetkan membawa Tim Merah Putih menjuarai Piala AFF 2014. Andai gagal, kontrak jangka panjang hingga 2016 tak dia dapatkan. Melatih timnas Indonesia bukan hal asing bagi Riedl. Tiga tahun lalu ia sempat menanganin Tim Merah Putih berlaga di Piala AFF 2010. Namun, hasilnya kurang memuaskan. Indonesia hanya menjadi runner-up usai kalah agregrat dari Malaysia. Riedl yakin bisa memperbaiki catatan masa lalu. Terlebih kualitas tim saat ini dianggap lebih baik ketika Bambang Pamungkas dkk. berlaga di Piala AFF 2010. "Dari yang saya lihat timnas semakin membaik dan berkembang," ucapnya. Untuk memenuhi target yang dicanangkan, Badan Tim Nasional (BTN) memberi keleluasaan bagi Riedl dalam menyusun program, menentukan pemain, dan staf pelatih yang diinginkan. "Kami serahkan kepada Ri...